Siap Bertarung di Pemilu 2024, Viktor: Partai NasDem Punya Strategi ‘Telur Columbus’

oleh -111 Dilihat
Ketua DPW NasDem Sulut Viktor Mailangkay bersama sebagian pengurus.

Manado, Voxsulut. Com –
Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Utara (Sulut) membeberkan bahwa strategi khusus partai NasDem untuk bertarung dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang dengan perumpamaan ‘telur columbus’ sebagai strategi khususnya.

Adapun, Viktor menyebut bahwa telur columbus tersebut telah dipersiapkan oleh Partai NasDem dan nanti akan dipecahkan pada waktunya.

“Jadi ada sebelas telur columbus yang kami persiapkan, satu yang sudah dipecahkan yaitu pertama setiap caleg diperlakukan sama di setiap dapil nda ada caleg anak emas, anak tiri, anak tandu, nyanda! Semua diperlakukan sama, yang kedua bahwa setiap caleg berpeluang sama untuk terpilih jadi aleg di setiap dapil dan yang ketiga saksi di TPS adalah militan partai NasDem bukan militan caleg tertentu di dapil tertentu,” Bebernya sambil menyebut bahwa hal tersebut adalah sikap partai NasDem yang konsisten.

Baca juga  DPRD Sulut Terima Aspirasi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow

“Nah ini telur columbus yang pertama torang se picah, masih sepuluh le torang mo se picah, ada waktunya,” Sebutnya dengan optimis.

Sementara itu, Viktor menegaskan bahwa target partai NasDem untuk DPR RI masih tetap bertahan 2 kursi yang saat ini sementara diduduki.

“Untuk DPRD Provinsi target 12 Kursi dan untuk Kabupaten/Kota minimal 20 persen. Torang bertahan di nomor 2, nyanda mo cari nomor 1 apalagi mo cari lebe tinggi dari itu, torang bertahan di nomor 2,” Tambah Viktor yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut.

Terkait dengan bakal calon, Viktor menyebut bahwa Partai NasDem sedang menjaring siapa saja yang akan di calonkan Partai.

Baca juga  PDI Perjuangan Sulut Gelar Pendidikan Kader Pratama kepada Ribuan Kader Militan

“Torang menjaring tiga kali dari jumlah kursi masing-masing dapil. Kami sangat terbuka, probabilty pengurus partai dan non pengurus itu sama, yang penting yang diukur adalah elektabilitynya. Tingkat elektabilitynya tinggi, dia pengurus maupun bukan pengurus, kami rekrut,” Ujarnya. (FalenJaksen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.