Mewakili Jasa Raharja, Dewi Aryani Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Kecelakaan Mobil Dinas Bakamla RI

oleh -128 Dilihat
Dewi Aryani saat memberikan santunan dari Jasa Raharja kepada ahli waris.

Jakarta, Voxsulut. Com
Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan dinas Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) yang terjadi pada Sabtu, (30/7) waktu lalu.

Seluruh korban terjamin Undang-undang nomor 34 tahun 1964 tentang dana pertanggungan wajib kecelakaan lalu lintas jalan sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan RI nomor 16 Tahun 2017, Jasa Raharja menyerahkan santunan meninggal dunia kepada masing-masing ahli waris korban yang sah sebesar Rp 50 juta.

“Sementara untuk korban luka, kami telah menerbitkan surat jaminan sebesar Rp 20 juta kepada rumah sakit tempat korban dirawat, ” kata Dewi usai menyerahkan santunan tersebut di Jakarta, Minggu, (31/7).

Baca juga  HUT ke 77 Republik Indonesia! Olly Dondokambey Irup, Andi Silangen Pembacaan Teks Proklamasi

Ketiga korban meninggal dunia, berdomisili di Jakarta Selatan. Dewi mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya, untuk senantiasa berhati-hati saat berkendara. “Kami menyampaikan turut berduka cita atas musibah tersebut. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan,” ungkap Dewi.

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara Toyota Fortuner yang merupakan kendaraan dinas Bakamla dengan Truck Tronton di Jalan Tol Semarang-Solo KM 483+500 jalur A, tepatnya di Desa Brajan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Akibat musibah tersebut, tiga orang meninggaldunia dimana salah satu korban mengalami luka sebelumnya dan akhirnya meninggal dunia di RS JIH SurakartaJasa Raharja sebagai BUMN yang diberikan amanah untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas terus berkomitmen menghadirkan pelayanan prima.

Baca juga  APBD Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021 Diterima DPRD

Hal itu sebagaimana tertuang Undang-Undang No. 33 dan 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum dan Lalu Lintas Jalan, yang tidak lain merupakan salah satu bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan. (FalenJaksen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.