Komisi III DPRD Sulut Tinjau Langsung serta Apresiasi Pekerjaan Perbaikan Tanggul Sungai Ongkak

oleh -93 Dilihat
Komisi III saat meninjau lokasi pekerjaan tanggul penahan banjir sungai ongkak.

Bolmong, Voxsulut. Com
Menindak lanjuti hasil rapat dengar pendapat (RDP) terkait dengan jatuhnya tanggul penahan banjir sungai Ongkak di Dumoga, Bolaang Mongondow, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan pengecekan secara langsung perbaikan pekerjaan tersebut.

Komisi III dipimpin langsung oleh ketua Komisi Berty Kapojos, Wakil Ketua Stella Runtuwene, Sekretaris Amir Liputo serta Yongky Limen dan Boy Tumiwa.

Dalam wawancaranya, Berty Kapojos menyebut bahwa pihaknya (Komisi III) mengapresiasi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I terhadap respon rekomendasi di RDP untuk memperbaiki tanggul tersebut.

Meskipun memang waktu rencana sesuai dengan hasil RDP bahwa perbaikan akan selesai pada bulan Agustus dan saat ini belum juga selesai, tapi kami (komisi III) melihat bahwa BWS bersama Kontraktor sangat siap untuk menyelesaikannya.

“Ini kendalanya karena pengiriman CCSP yang harus dipesan dari Makasar serta pengaruh cuaca yang saat ini sedang musim hujan, maka pekerjaan sedikit tertunda. Tapi kami lihat mereka sangat siap,” Ucap anggota Fraksi PDI Perjuangan ini, Kamis (1/9-2022).

Baca juga  Diduga Gegara PT. MSM Jalan Likupang-Bitung Longsor, MJP Desak PT. MSM Segera Perbaiki

Kapojos juga mengapresiasi Kontraktor yang rencananya akan membuat saluran air dengan menggunakan anggaran sendiri dalam rangka mengantisipasi tidak terjadi lagi kejadian serupa.

“Ada penambahan anggaran juga ada penambahan pekerjaan yang dilakukan sendiri oleh Kontraktor,” Jelasnya.

Berty pun berharap pekerjaan ini bisa dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada.

“Berharap juga pengawas dapat mengawasi pekerjaan ini bisa sesuai dengan teknis pekerjaannya. Kalau mungkin harus masuk 50 meter tancapnya ya harus masuk 50 meter jangan hanya masuk sekian,” Tegas Berty.

Satker BWS, Novi Ilat bersama PPK Ronny Rudson saat diwawancarai.

Sementara itu, pejabat BWS Sulawesi I yang hadir Novi Ilat, mengungkapkan bersyukur komisi III bisa melihat secara langsung di lapangan penanganan kerusakan yang terjadi di tanggul ini.

Memang diakui ada keterlambatan pekerjaan dan tidak sesuai dengan rencana awal tapi disebutkan bahwa pekerjaan ini tidak lagi masuk dalan masa pekerjaan.

Baca juga  Sekwan Glady Kawatu Sambut Tim BPK RI Matangkan Persiapan Paripurna Penyerahan LHP

“Ini masuk dalam masa pemeliharaan dan tidak dibatasi waktu,” Jelasnya sambil menyebut pekerjaan ini tidak terburu-buru.

“Ditambah lagi ini kan material tidak diproduksi disini (Sulut) ini diproduksi di Makasar dan Surabaya,” Imbuhnya.

Dirinya pun berharap pekerjaan ini bisa berjalan lancar walaupun ada bagian-bagian pembangunan yang tidak masuk dalam kontrak tapi kontraktor sanggup melaksanakannya.

“Seperti back tile, kemudian salurai air atau drainase. Itu memang hanya given (pemberian) dari kontraktor. Jadi secepatnya ini diselesaikan tapi bukan buru-buru karena masalahnya harus memperhatikan teknis jangan sampai terjadi lagi kejadian serupa,” Ungkapnya sambil didampingi oleh PPK Ronny Rudson.

Selanjutnya Ia berharap cuaca juga akan bagus sehingga tidak menghambat proses pekerjaan yang sementara dilaksanakan sehingga tidak terjadi banjir dan tidak menggangu alat yang bekerja. (FalenJaksen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.