Kepolisian Jamin Manado Aman, Anggota DPRD Sebut Angka Kriminalitas Menurun Dibanding Tahun Sebelumnya

oleh -156 Dilihat
Salah satu pusat bisnis di Kota Manado, kawasan Boulevard

Manado, VoxSulut.Com – Kota Manado kini sudah tidak aman lagi. Demikian penggalan kalimat yang dilempar pada sejumlah media sosial, oleh beberapa pihak sejak pagi hari.

Salah satu kasus penikaman yang terjadi belum lama ini menjadi acuan sehingga dikatakan Manado tidak aman.

Pihak Polresta Manado pun langsung memberikan statemen dan menjamin, Kota Manado saat ini dalam kondisi kondusif.

“Semua tindak pidana konvensional yang mengakibatkan luka sudah kita amankan tanpa butuh waktu lama, sebelum 24 jam sudah kita amankan. Ini menandakan kita sudah bekerja maksimal untuk kota Manado yang aman, saat ini keamanan terjamin dan kondusif,” jelas Kasat Resrim Sugeng Wahyudi Santoso SH.SIK, pada Rabu (24/08).

Sementara itu tanggapan datang dari anggota DPRD Kota Manado, Lilly Binti. Dia menyebut, kondisi Kota Manado saat ini masih jauh untuk dikatakan tidak aman.

“Siapa bilang Kota Manado tidak aman, buktinya kita masih beraktivitas seperti biasa, dan aman-aman saja. Jangan kita menilai pada satu kasus terus di besar-besarkan. Bahkan menurut pandangan saya, angka kriminalitas saat ini sudah menurun dibandingkan dengan pada masa-masa tawuran antar kelompok pada beberapa waktu lalu, Kota Manado dalam kategori aman,” ucap Binti.

Baca juga  Anggota KPU RI Sosialisasikan Aplikasi Lindungi Hakmu di Sulawesi Utara

Lain halnya dengan anggota DPRD Manado, Suyanto Yusuf yang mengapresiasi pemerintah dan masyarakat Kota Manado yang sudah semakin dewasa dalam hal menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Masyarakat Kota Manado saat ini sudah semakin dewasa dalam menjaga kerukunan dan bersosialisasi antar beragama, ini patut diapresiasi. Masalah keamanan dan ketertiban masyarakat walaupun ada riak-riak kecil tapi secara umum kita melihat, di Kota Manado saat ini masih dalam kategori aman untuk dikunjungi, ini harus dipertahankan,” ucap Yusuf.

Anggota DPRD Kota Manado dari Komisi III, Jurani Rurubua berpendapat sama. Menurutnya, tindak kriminalitas di Kota Manado harus diukur secara realistis.

“Pada dasarnya, Kita harus menghargai dan mengapresiasi setiap aspirasi yang dilontarkan elemen masyarakat. Termasuk apa yang disampaikan oleh salah seorang masyarakat lewat surat terbuka tersebut, itu adalah penglihatan objektif yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Informasi adanya tindakan kriminal, ketidak-amanan lingkungan, bahkan perbuatan jahat oleh oknum-oknum tertentu memang sudah menjadi peristiwa harian. Namun, Kita juga patut menilai, sudah sejauh dan separah apa keadaan di masyarakat Manado pada tindakan kriminal tersebut? Itu juga patut diukur secara realistis,” ujar Rurubua.

Ketua PSI Kota Manado ini menilai bila hanya mengukur dari satu kasus kriminalitas dan diviralkan itu tidak fair.

Baca juga  AARS Rolling Jabatan Kabid, Camat, Lurah, Kepsek dan Kapus, Ini Nama yang Dilantik

“Sejauh pandangan saya, Kota Manado jauh relatif lebih aman ketimbang kota-kota besar lainnya. Tapi, tak bisa dipungkiri ada tren yang meningkat terkait tindakan kriminal di ruang publik. Hal ini juga dipicu oleh begitu cepatnya masyarakat mengetahui peristiwa di wilayah lain hanya melalui informasi media sosial. Kita butuh data yang utuh untuk melihat ini. Bisa saja kepolisian atau lembaga tertentu yang menyajikan sejauh mana indeks kerawanan pelanggaran di tengah masyarakat. Bila hanya karena 1 kejadian kriminal, kemudian tersebar kemana-mana, langsung divonis Manado tidak aman, tentu ini tidak fair,” katanya.

Namun begitu, Rurubua menginginkan tingkat keamanan di Kota Manado lebih di tingkatkan lagi dengan melibatkan semua elemen masyarakat.

“Walaupun begitu, Kita tetap butuh peningkatan kualitas pengamanan di lingkungan sekitar. Pemerintah dan aparat berwenang jangan menutup diri untuk menerima kritik publik terkait suara resah yang mereka lihat di lapangan. Apapun, suara rakyat harus di dengar dan bahkan ditindak lanjuti. Mungkin, hari ini, bukan kita yang jadi korban kekerasan. Boleh jadi, Kita akan mengalaminya bila tidak sigap menanggapi keadaan tersebut,” tutupnya.(vsc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.