IAI Sulut Gelar Raker dan Ibadah Natal serta Perayaan HUT ke 65

oleh -118 Dilihat

Manado, VoxSulut.Com – Rapat Kerja Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sulawesi Utara tahun 2022, digelar Jumat (23/12) di Whize Prime Hotel tanggal 23 Desember 2022. Agenda Raker untuk membahas program kerja tahun 2023.

Ketua IAI wilayah Sulut Hendrik Gamaliel, dalam sambutannya mengakatan, saat ini terjadi perubahan ADRT IAI sesuai kongres IAI ke XIV di Jakarta pekan lalu, diantaranya terkait periode jabatan Dewan Pengurus Nasional dan Ketua Wilayah.

“Pembagian tugas antara pengurus dan Manajemen Eksekutif juga menjadi salah satu yang perlu dibahas dalam rapat kerja ini,” kata Gamaliel.

Saat Raker, dilaksanakan pemaparan program kerja oleh sekretaris Semuel Corneles dan Direktur Eksekutif Ferry Tulung dengan moderator Mecky Wurangian, yang mana juga telah diinfokan sebelumnyq program kerja IAI Wilayah sulut pada bulan November 2022 ke IAI Pusat seperti dalam katalog IAI tahun 2023.

Baca juga  AA - RS Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, Dondokambey Beri Beberapa Catatan

“Dari program kerja tersebut dibahas juga masing-masing kegiatan dengan rinci apa yang menjadi tujuan setiap program kerja/kegiatan dan penanggung jawabnya,” papar Hendrik.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Yelly S. Paendong, meyebut rapat kerja kali ini dirangkaikan dengan Ibadah menyambut Natal serta perayaan HUT IAI ke-65. Ibadah dipimpin Pdt. Sonny B. Krisen, M.Th dengan tema Komitmen Hidup dalam Kasih Kristus.

“Hidup seseorang dibentuk oleh faktor keturunan dan sebagian besar dibentuk oleh faktor lingkungan termasuk lingkungan profesi. Karakter yang terbentuk menentukan kualitas hidup seseorang. Nilai hidup bersumber dari kota Betlehem (kota roti) dimana Yesus adalah roti kehidupan yang lahir sebagai wujud Kasih Allah yang sempurna,” ujar Pdt pada khotbahnya.

Baca juga  Dua Rumah Dinas Yonzikon Jagakarsa Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Pendeta juga mengingatkan kualitas Hidup yang diajarkan Yesus salah satunya dalam Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
Bagaimanakah kita memaafkan orang yang bersalah kepada kita?
Matius 18:21-22 berkata Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”. Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
Pengampunan tidak terhingga jika dihitung dari angka yang Yesus ajarkan pada kita kiranya dapat menjadikan teladan dalam kualitas hidup kita.(vsc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.