Hearing bersama DPRD Sulut, BSG Segera Kucurkan Rp.200 Milliar KUR bagi UMKM

oleh -120 Dilihat
Jajaran Direksi Bank SulutGo dipimpin Dirut Revino Pepah

Manado, VoxSulut.com – Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Direksi Bank SulutGo pada Senin (14/02/2022).

Dalam RDP mencuat hal-hal strategis dan substansial mengenai arah perekonomian Sulut ke depan, hasil kerja 2021, target kerja 2022, dan inovasi yang akan dilakukan BSG di masyarakat. Salah satunya soal Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hearing DPRD Sulut bersama Bank Sulut Go

Di salah satu sesi tanya jawab, BSG menjelaskan lebih dalam tentang program prioritas pemerintah yang diperuntukan bagi pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebut. Terlebih khusus soal pendistribusian KUR di 2022.

“Sesuai arahan Kementerian, kita diberi target 200 Miliar dalam menyalurkan KUR di masyarakat. Terlebih khusus bagi nasabah dengan pendapatan mikro. Dan kita bersedia untuk itu,” jelas Revino Pepah selaku Direktur Utama BSG.

Baca juga  Ini Pesan Walikota Saat Upacara HUT ke-399 Kota Manado

Selain dapat memberdayakan pelaku UMKM di tingkat terbawah, langkah ini dapat memberikan manfaat dan keuntungan tersendiri bagi Bumi Nyiur Melambai.

“Kita berkonsentrasi pada nasabah mikro dengan pendapatan di bawah 100 Juta dalam menyalurkan KUR. Dengan catatan, usahanya realistis dan masih berjalan. Kalau tidak begitu akan menyulitkan kita,” ungkap Pepah.

Lebih lanjut, Dirut BSG menekan untuk target dan sasaran pemberian KUR.

“Kalau kita memilih nasabah dengan pendapatan di atas 100 Juta, bisa dipastikan usaha mereka relatif stabil. Ini tidak sesuai target kita. Karena harapan kami, dari situ bisa hasilkan profit bagi daerah,” tambahnya.

Salah satu resiko dari kebijakan ini, BSG harus melakukan efisiensi anggaran dari ranah internal.

Baca juga  Tanam 3.000 Bibit Mangrove dan Lepas 500 Tukik Penyu, Bank SulutGo dan PPATK Komit Lestarikan Lingkungan

“Dalam rangka meningkatkan good cost itu, kita harus lakukan efisiensi. Pasti nanti ada pegawai yang akan mengeluh, karena biasanya ada bonus-bonus kerja yang mereka dapat saat capai target kerja,” beber Dirut BSG.

“Disini termasuk penerimaan pegawai. Tapi bukan berarti tidak ada penerimaan lagi, kan pegawai tidak bisa dikurangi. Hanya saja kita akan menggunakan sistem minus rule. Jika ada sepuluh pegawai keluar, yang masuk dua. Seperti itu,” tandasnya.

Selain Pepah, Direksi BSG yang hadir, terdiri dari Direktur Umum, Joubert Dondokambey; Direktur Pemasaran, Mahmud Turuis; dan Direktur Kepatuhan, Pius Batara.(andre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.