Djafar Alkatiri Sebut Perkembangan Manado Begitu Cepat di Tangan Andrei Angouw

oleh -1151 Dilihat

Jakarta, VoxSulut.Co.id – Anggota DPD RI asal Sulut, H. Djafar Alkatiri, mengatakan perkembangan kota Manado saat ini tidak bisa dipungkiri begitu cepat di tangan kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang (AARS). Hal tersebut terlihat dari pembenahan infrastruktur sarana publik yang dilakukan secara merata hingga kelurahan-kelurahan dan manfaatnya dirasakan secara langsung masyarakat kota Manado.

“Secara keseluruhan pemerintahan yang dipimpin AA-RS berjalan dengan  baik. Namun saya berharap untuk dikembangkan lagi, social program dan fasilitas public sebagai ciri kota yg maju,” jelas Senator yang sering disapa Ka-Ja.

Tokoh umat Muslim Sulut ini juga menginformasikan, kebetulan dia sementara  bersama Walikota Andrei Angouw dalam satu pesawat menuju Jakarta, banyak hal yang didiskusikan selama perjalanan demi kemajuan kota Manado tercinta.

Saat ditanyakan terkait pribadi Walikota Angouw, Ka-Ja menjelaskan sosok Andrei Angouw seorang yang sangat fokus dalam bekerja.

Baca juga  Walikota Manado Terima 5 Unit Kendaraan Pengangkut Sampah Dalam Rangka HUT Ke-45 Pasar Modal Indonesia

“Beliau rekan saya saat di DPRD Provinsi 2009 – 2014, dia juga merupakan sosok yang begitu fokus dalam pekerjaan, berpikiran maju sesuai ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama ini, selain itu beliau juga rajin turun lapangan untuk melihat secara langsung persoalan di lapangan serta  progres yang dikerjakan,” jelasnya.

Seperti diketahui Sejak tahun 2021-2023 sejumlah indikator seperti ;-Pertumbuhan ekonomi Manado di atas 5 %-PDRB naik diatas 15 %-Angka Kemiskinan terendah di Sulut dengan angka penurunan 5,47 %-Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi 81,40 %-Inflasi per tahun di bawah 4 %-Nilai investasi melampaui target BKPM yaitu 167%.

Selain itu  program-program unggulan pemerintah Kota Manado mencapai angka yang signifikan dan dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat.

Diantaranya, menyediakan perumahan layak huni & terjangkau (3 unit Rusun), luas kawasan kumuh menurun hingga 25 %, penataan infrastruktur dan lingkungan (Pedestrian 4,1 km & 74 taman kota), pengelolaan pasar secara professional, penguatan sektor industri & UKM (pelatihan, promosi ekraf, ekspor UKM/IKM), optimalisasi penanganan sampah & pengelolaan TPA 85,78 %, memperkuat pendataan & pelayanan Masyarakat (KTP, perijinan, Mall pelayanan publik, layanan cepat 112), pelayanan air bersih, revitalisasi secara teknis & layanan cepat PDAM, peningkatan pelayanan & fasilitas Kesehatan (RSUD,RSKD, puskesmas, ambulance terapung), meningkatnya kualitas Pendidikan (penambahan sekolah baru, sertifikasi guru), Revitalisasi Infrastruktur (Jalan, drainase, penerangan umum, 707 lingkungan), penataan & pengelolaan pekuburan umum, insentif rohaniawan, bantuan sosial LANSIA dari keluarga tidak mampu, bantuan duka untuk keluarga tidak mampu, penataan angkutan umum ( interkoneksi & intermoda transport), pembangunan kepariwisataan (penataan objek wisata, pelatihan tenaga pariwisata, tingkat kunjungan wisata 76 %), sinergitas pembangunan pemerintah provinsi & pusat.(vsc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.